LakukanTindakan Ini Jika Anda Menemukan Orang Yang Terkena Henti Jantung
Henti jantung atau dalam bahasa medisnya bernama sudden cardiact arrest adalah kondisi dimana jantung berhenti berdetak. Henti jantung berbeda dengan serangan jantung, Orang yang mengalami serangan jantung cenderung mengalami gejala nyeri dada, terutama di sebelah kiri. Sedangkan, orang yang mengalami henti jantung biasanya di tandai dengan pingsan.
Pernahkan Anda melihat adegan seseorag atau tenaga medis tampak memompa bagian dada seseorang, hal tersebut bukan tanpa alasan, tindakan tersebut bertujuan untuk mengembalikan irama jantung yang telah berhenti. Teknik tersebut dinamakan resusitasi jantung paru RJP atau yang lebih di kenal dengan seburan CPR.
RJP/CPR ini, tidak hanya dapat di lakukan oleh tenaga medis saja, orang awam pun dapat melakukannya. Asal mengetahui bagaimana tindakan yang benar untuk melakukannya. Nah di bawah ini saya akan membagikan seperti apa langkah-langkah yang mesti di lakukan saat Anda akan melakukan pertolongan pertama dengan CPR, berikut rinciannya.
- Periksa kesadaran korban
Periksa kesadaran korban dengan memanggil korban sambil menepuk bahu, jika korban belum bangun, panggil lagi dengan suara yang lebih keras.
- Panggil bantuan
- Berteriaklah minta tolong dan minta orang di sekitar Anda untuk menghubungi petugas kesehatan terdekat atau menelepon ambulans gawat darurat di nomor 118
- Saat menghubungi petugas kesehatan, beritahu nama Anda, apa yang terjadi, nama dan jumlah korban
- Sementara menunggu petugas kesehatan tiba, lakukan tahap selanjutnya.
- Atur posisi korban
Pastikan jika posisi tubuh korban terlentang, dan baringkan korban pada alas yang datas dan keras.
- Atur posisi kepala korban
Setelah atur posisi, tengadahkan kepala korban, lalu periksa bagian dalam mulut. Apabila ada benda yang terlihat menyumbat saluran napas, ambil segera. Penting untuk diketahui bahwa jangan sampai Anda menghabiskan waktu lama di tahap ini. Segera lakukan tahap berikutnya.
- Periksa nadi pasien
Raba nadi yang berada pada leher dan pergelangan tangan kiri korban, lakukan selama 5 detik. Bila tidak dirasakan ada nadi, lakukan tahap berikutnya.
- Lakukan pompa jantung
- Berlutut di samping korban, letakkan tangan di bagian tengah dada (di antara kedua puting) dengan posisi kedua tangan bertumpu. Tempatkan bagian pangkal telapak tangan di dinding dada.
- Dengan prinsip push hard push fast, atau pompa dengan keras dan cepat lakukan pompa jantung dengan kecepatan 100-120 x/menit.
- Pompa jantung hingga 30 kali, kemudian berikan napas buatan sebanyak 2 kali. Napas buatan diberikan dengan memencet hidung korban, lalu menghembuskan napas di mulut korban. Namun, sejumlah literatur menyebutkan pemberian napas buatan ini tidak perlu lagi dilakukan oleh orang awam.
Lakukan langkah ke enam selama 20 menit, kemudian periksa kembali kesadaran dan nadi korban. Bika belum ada kemajuan, lakukan langkah terseebut selama 2 menit sampai pertolongan medis datang, jangan sampai pertolongan CPR ini berhenti sebelum tim medis datang, jika Anda lelah, minta oranglain untuk menggantikannya.
Resusitasi jantung paru sebenarnya meniru fungsi jantung, yaitu memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Karenanya, tindakan ini sangat penting untuk diketahui dan dilakukan. Respon yang cepat dan tepat terhadap korban henti jantung dapat membantu menyelamatkan nyawanya.

Komentar
Posting Komentar